Entry: semua nya di sini 1 Sunday, November 01, 2009



 

Dalam kegelapan malam..
Kumendengar gemericik air yang menenangkan jiwa
Membentuk sebuah simponi alam dalam kegelapan
Seperti memainkan lagu sendu
Diantara kekosongan hatiku

Dalam kegelapan malam ..
Kurindukan mentari dengan cahayanya yang sombong
Merasuk masuk kedalam jendela kaca
Mengirimkan sinyalnya akan datangnya pagi
Menghentikan alur dari mimpi indah tentangmu

Dalam kegelapan malam..
Kumainkan jemariku pada sebuah gitar tua
Diiringi angin yang bersiul diantara hamparan rumput kering
Bersama nyanyian jangkrik yang begitu sempurna
Lalu dari situ kubuat sebuah bait lagu indah tentangmu

Dalam kegelapan malam..
Kumenatap ribuan bintang
Dengan sinarnya yang begitu indah
Yang menari diantara cahaya bulan separuh purnama
Membuatku teringat akan senyumanmu
Yang terus membayangi di alam sadarku

Didalam kegelapan malam..
Kutermangu dibuai mimpi
Mimpi akan datangnya seorang bidadari
Lalu menyapaku dengan senyumannya yang suci
Dan membawaku terbang jauh ke dasar hati
Membebaskan diriku dari segala rasa sepi

puisi malam, syair malam, puisi cinta, syair cinta, sajak cinta, sajak malam, puisi malam

Pada Saatnya,
Ketika musim berganti
Dan gugusan mendung yang ranum
Menitikkan tetes hujan pertama
Biduk yang kukayuh akan merapat ke dermagamu
Menyibak kabut keraguan
Lalu mendamparkan hasrat yang hangat dibakar rindu

Pada Saatnya,

Di ujung perjalanan
Akan kubingkai binar matamu
Bersama gelegak gairah jiwaku
Menjadi lukisan indah di lekuk cakrawala
Dalam leleh cahaya bulan melumuri langit
ditingkah semilir angin laut dan tarian ombak
membelai lembut kristal pasir pantai

Pada Saatnya,

Akan kubuatmu terjaga dari lelap tidur
lalu bersama merajut impian yang tak segera usai,
Dalam genangan cinta dipalung kalbu
Dan getar cumbu tak berkesudahan

Ada rindu yang mendamaikan, Ada rindu yang menyakitkan, Ada rindu yang menyeksa, Ada rindu yang membibitkan rasa, Rasa sayang, rasa kasih, rasa cinta, .......Cinta pada Penciptanya .......Kasih pada yang melahirkannya

Sayang pada yang dirinduinya Rindu.... Ungkapan yang ada kalanya mengasyikkan, Ada tikanya memedihkan.... ........dan aku...sang perindu...merinduinya... Seumpama pungguk yang merindukan bulan... Bulan yang dikejauhan.... Lalu... Bagaimana harusku luahkan.... Rindu yang terpendam didasar hati... Rindu yang menggetar jiwa... Rindu yang tak terluah dengan kata-kata... Ku terdengar bisikan bayu malam

Lihat saja pada alam, Alam mampu meluahkan... Ya...alam..Indah sungguh ciptaan-Mu tuhan.. Di saat itu, Bila rindu menerjah di hati, Ku tenung bintang... Bintang yang menghiasi malam... Meluahkan kerinduan dengan kerlipan... Umpama diriku..merinduimu dikejauhan... Bulan… Terangilah malamnya.. Agar dapat ku tatapi wajahnya… Laut.... Sampaikan bisikan ku pada ombak... Agar membawa bersama pesanan rinduku.

 Unggas... Nyanyikanlah lagu rindu ku... Agar dirinya tidak kesunyian... Mentari... Sinarilah harinya.. Agar terukir senyuman dibibirnya... Buat yang dirindui… Hiasilah dirimu dengan rimba kebahagiaanan… Rimba yang akan ditemani bulan tatkala malam, Dihiburkan sang unggas tika kesunyian… Disinari mentari dikala dirimu kegelapan… Agar tiada lagi titis kesedihan yang menghujanimu… dan aku.. hanyalah sang perindumu... berarak bersama awan... memerhatikanmu dari kejauhan... bersama RINDU yang terpahat dihati...

 

 

Pernahkah kau bayangkan
Rangkaian mimpi yang kupahat di temaram langit
Adalah wujud rinduku yang luruh dalam hening
Dan tenggelam dalam kerik jengkerik di beranda

Pernahkah kau bayangkan
Disetiap rentang waktu yang riuh
dimana kurekat erat binar matamu
Selalu kutitipkan harap disana
Dalam desau angin dan desir gerimis senja

Pernahkah kau bayangkan
Pada kelopak mawar disudut taman
Dan jernih embun yang menitik diatasnya
Kusimpan gigil gairahku yang membara padamu
Disetiap tarikan nafas
saat kulukis paras purnamamu di kanvas hatiku

 



Ronan Keating | If Tomorrow Never Comes
Read Lyrics - Forward this Song to your Friends

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments